PEMUDA

Dalam Islam, Pemuda mendapat tempat cukup penting untuk diperhatikan. Dalam Alquran istilah Pemuda diistilahkan dengan fatan, seperti firman Allah SWT pada surah al-Anbiya ayat 60 tentang pemuda Ibrahim. “Mereka berkata, ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim’.” Bentuk jamak dari fatan adalah fityah (pemuda-pemuda), seperti kisah pemuda-pemudaAshabul Kahfi pada surah al-Kahfi ayat 13. “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya, mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.”
Dalam Hadis, pemuda sering diistilahkan dengan kata-kata syaabun. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa di antara tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan Allah SWT pada hari ketika tak ada naungan, selain naungan-Nya, adalah syaabun nasya’a fii ‘ibaadatillaah (pemuda yang tumbuh berkembang dalam pengabdian kepada Allah SWT).


Hadits lainnya yang berbunyi;“Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia ditanya tentang 5 (perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa mudanya dimana dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan kemana dia keluarkan dan tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR. At-Tirmizi)

Komentar

Postingan Populer